Skip navigation

Library Catalog Find It Fast! I Need Material My Account Contact Us Find us on Facebook  Find us on Twitter
GO BACK NEW SEARCH Logout

record 1 of 1 for search "Ora obah, ora mamah : studi kasus gender pada sektor informasl di masa pandemi COVID-19"

Place Hold Find more by this author Find more on these topics Nearby items on shelf
Continue search in
Google
Ora obah, ora mamah : studi kasus gender pada sektor informasl di masa pandemi COVID-19
    Dati Fatimah
Publisher: Friedrich-Ebert-Stiftung (FES) Kantor Perwakilan Indonesia ,
Pub date: 2020.
Pages: xxviii, 101 pages :
ISBN: 9786028866286
Item info: 1 copy available in SPEC-COLL.
1 copy total in all locations. 
Holdings
Call number Copies Material Location
305.482 O63o 1 Special Collection Book Special Collection
Full View From Catalog
Title: Ora obah, ora mamah : studi kasus gender pada sektor informasl di masa pandemi COVID-19 / Dati Fatimah, Desintha Dwi Asriani, Aminatun Zubaedah, Mida Mardhiyyah.
Publication info: Yogyakarta : Friedrich-Ebert-Stiftung (FES) Kantor Perwakilan Indonesia , 2020.
Physical descrip: xxviii, 101 pages : illustrations ; 25 cm.
Contents Note: Bab I Pengantar dan Latar Belakang -- Bab II Dampak SOsial-Ekonomi COVID-19 dalam Perspektif Gender -- Bab III Kontribusi Perempuan pada Strategi dan Alternatif Pengelolaan Krisis Sosial-Ekonomi di Masa Pandemi -- Bab IV Kesimpulan dan Rekomendasi
Summary: Sebagaimana pengalaman banyak bencana, gender menjadi dimensi penting yang berkontribusi pada kerentanan, namun sekaligus seringkali luput dalam berbagai upaya penanganan bencana. Hal tersebut juga terjadi dalam penanganan bencana pandemi COVID-19 yang masih belum dilengkapi dengan pendekatan berbasis gender secara komprehensif. Pendekatan berbasis gender perlu dilakukan untuk melihat pola dan distribusi kerentanan, sehingga penanganan pandemi dapat secara efektif merespon kebutuhan yang berbeda antara perempuan dan laki-laki. Hal ini perlu menjadi perhatian, karena norma sosial yang tidak adil gender bisa menjadikan krisis justru mempertajam ketidakadilan gender yang sudah ada sejak sebelum krisis. Akibatnya, isu-isu gender tidak menjadi prioritas dalam penanganan pandemi, seperti persoalan peningkatan beban kerja domestik, risiko dan keterpaparan pada wabah yang berbasis gender, isu kekerasan berbasis gender, hingga dampak pada sektor ekonomi dan pemiskinan yang dihadapi perempuan. Buku ini merupakan hasil studi yang dilakukan untuk melihat dimensi sosial dan gender dari pandemi pada perempuan, khususnya pada perempuan di sektor informal. Studi ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif sebagai upaya mengeksplorasi informasi rinci termasuk pengetahuan tentang wabah, perasaan, dan upaya yang relevan untuk menangani perubahan yang tidak terduga. Data studi sebagian besar dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap 40 informan di DI Yogyakarta pada 1 April - 24 Juni 2020. Informan terpilih sebagian besar tinggal di lingkungan peneliti atau yang telah lama dikenal oleh peneliti. Karena wabah membutuhkan pengaturan jarak, ada beberapa penyesuaian saat melakukan wawancara, tatap muka sambil tetap mempraktekkan jaga jarak fisik (physical distancing). Tetapi beberapa informan lain memilih wawancara online (daring) melalui telepon atau aplikasi WhatsApp. Strategi ini terkait dengan upaya untuk menerapkan studi sosial yang paling relevan selama wabah, yaitu untuk menghindari risiko penularan. Ke-40 informan sebanyak 70% adalah perempuan dan 30% laki-laki. Tingginya jumlah informan perempuan bertujuan lebih bisa mendapatkan gambaran pengalaman dan perspektif perempuan, karena selama ini ruang dan wacana publik tidak cukup memberikan tempat bagi suara dan pengetahuan perempuan. Salah seorang informan perempuan dalam studi ini adalah penyandang disabilitas. Dari latar pendidikan rata-rata informan merupakan lulusan SMP, SMA dan Sarjana strata 1 yang berusia 31 tahun sampai 45 tahun. Informan berlatar belakang sebagai pekerja informal di ragam sektor mulai dari pendidikan sebagai tenaga pengajar, pedagang baik itu kulinari atau produk sandang serta dari sektor jasa lainnya.
Subject term: Women--employment.
Subject term: Women--Yogyakarta (Indonesia)--Social conditions.
Added author: Dati Fatimah
Added author: Desintha Dwi Asriani
Added author: Aminatun Zubaedah
Added author: Mida Mardhiyyah
Electronic access: https://sriinstitute.com/download/ora-obah-ora-mamah/?ind=1607171036498&filename=ORA%20OBAH,%20ORA%20MAMAH,%202020.pdf&wpdmdl=6964&refresh=6029f77f2d41a1613363071
Electronic access: http://library.uksw.edu/TOC-PDF/2021/21010198.pdf
GO BACK NEW SEARCH Logout